Tuesday, December 13, 2022

PADAMNYA SEMANGAT

 By : Wyda Asmaningaju





            Class meeting adalah kegiatan refreshing setelah peserta didik mengikuti Ulangan Akhir Semester. Perkiraan rentang waktu setelah Penilaian Akhir Semester sampai penerimaan rapor sekitar 2 mingguan diisi dengan kegiatan yang menyenangkan sekaligus menumbuhkan karakter pendidikan yang positif. Sementara para guru disibukkan untuk mengolah nilai sambil menghadirkan siswa yang belum memenuhi tugasnya. Mereka diajak refresh sebentar sambil mengasah bakat dan minat yang dipunyai. Pertandingan antar kelas yang mewajibkan setiap kelas mengirim jago-jagonya untuk mengikuti pertandingan lari cepat, basket putri, mobile legends dan senam kreasi.

 Lomba lari cepat wajib diikuti perorangan yang mana setiap kelas boleh mengirimkan jagonya lebih dari satu, maksimal 3 orang.

Lomba basket putri bertujuan mewadahi bagi mereka yang ikut ekstra kurikuler basket yang wajib diikuti satu team untuk satu kelas.

Lomba mobile legend memberikan kesempatan bagi mereka yang hobbynya nge-game. Gamer-gamer yang handal sudah bersiap untuk tanding. Peserta perorangan maksimal diikuti 3 orang per kelas.

Lomba senam kreasi wajib diikuti  seluruh penghuni kelas selain siswa yang mengikuti lomba di sana.

 Team dewan juri terdiri dari guru-guru terutama wali kelas sekaigus mendampingi kelasnya masing-masing. Kebetulan saya sebagai juri lari cepat. Jarak antara start dan finish sekitar 30 meter.

 

Lomba lari cepat diselenggarakan pada hari pertama, Selasa, 13 Desember 2022. Tepat pukul 08.00 lomba dimulai. Saya dan seorang teman berada di garis start sedangkan dua teman lainnya berada di garis finish. Penentu pemenang adalah teman yang berada di finish.

 

Kami memanggil enam siswa untuk sekali keberangkatan. Sekitar dua jam waktu berjalan, tibalah jago kami kelas IX H tampil. Sambil menggegamkan tangan saya tempelkan dengan tangan Ibrahim (tos) yang mau tanding untuk memberi semangat. Saya memberi aba-aba 1..2..3…mereka lari kencang sampai garis finish. Saya lihat dari start sepertinya Ibrahim yang duluan menyentuh garis finish tapi kata salah seorang teman kami yang di garis finish Firman kelas 8A yang duluan menyentuhnya.  Maka kejadian itu mengkibatkan protes di sana-sini.

Sambil bersungut-sungut tampak Ibrahim menghampiri saya menunjukkan sikap seorang yang sportif.

            “Bu..saya tadi yang menang, kenapa Pak Adi malah menujuk Firman yang menang. Coba ibu perhatikan video ini:”.

Sambil menunjukkan video dari temannya yang memang tas perintahnya sebelum tanding.

            “Begini sayangku, di dalam perlombaan atau pertandingan hanya sebuah permainan. Mungkin kamu dan Firman hanya terpaut sepersekian detik sehingga bagi Pak Adi Firman pemenangnya.”

            “Tapi kan itu tidak adil. Padahal saya sudah menunjukkan video ini pada Pak Adi”.

            “Keadilan hanya milik Allah nak. Manusia hanya bisa berusaha sebaik mungkin untuk bersikap adil, supaya kita tidak mendzalimi sesama.”

            “Pak Adi sudah berbuat tidak adil untuk saya bu, mungkin karena Firman 8A, wali kelasnya kn Pak Adi.”

            “Sayangku… kamu harus berjiwa besar untuk bisa menghadapi kenyataan hidup meskipun itu pahit rasanya. Ketika kamu terjun ke masyarakat yang memaksa dirimu menikmati beraneka ragam uniknya manusia, kamu tidak bisa memaksa orang lain harus bersikap seperti kamu meskipun itu benar. Kamu yang harus banyak mempelajari karakter mereka. Kamu bisa memilah mana yang baik kamu jadikan prinsip hidup dan mana yang tidak baik mohon ditinggal jauh-jauh.”

            “Iya bu sekarang saya paham”

            “Nah, sekarang.. ayo kita ke kantin untuk menghargai hasil kerja keras kalian. Hanya ini yang bisa ibu lakukan untuk mengapresiasi kerja kalian.”

            “Iya bu, terima kasih”.Jawab Ibrahim sambil mengajak teman-temannya lain (peserta lomba) ke kantin.

 

 

 

 

 

 

Surabaya, 14 Desember 2022

No comments:

Post a Comment

 My advertisement in the last week